Forum PNS Berdikari

dukung reformasi birokrasi !

Pensiun Dini PNS, Dapat Menghemat 50% Anggaran

Pilihan Pensiun Dini

Formula pemberian kompensasi tersebut adalah gaji total dikali masa percepatan pensiun dikurangi persentase bunga Surat Berharga Negara (SBN) 5 tahun. Jumlah tersebut dikurangi dengan dana pensiun dikali masa percepatan dikurangi persentase bunga SBN 5 tahun.

Jakarta – Program pensiun dini yang sedang dikaji oleh Kementerian Keuangan bakal menghemat pengeluaran anggaran pegawai. Di Ditjen Perbendaharaan, ada 2.000 pegawai yang bisa ditawari pensiun dini, dan ini bisa menghemat anggaran sampai 50% ke depannya. Demikian disampaikan oleh Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Agus Suprijanto saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2011).

“Itu bisa hemat 40-50%. Saya biarkan dia kerja sampai batas waktu dengan kompensasi yang kita bayarkan itu,” katanya. Agus mengatakan ada sekitar 2.000 pegawainya di Ditjen Perbendaharaan yang bakal kena program pensiun dini, karena mereka hanya lulusan SMA dan sudah tidak bisa dibina dan dilatih lagi. “Ada sekitar 2.000-an (karyawan). Mereka masa kerjanya di atas 20 tahun dan pendidikannya hanya SMA. Pegang komputer saja gemetar,” ujar Agus.

Agus menjelaskan formula pemberian kompensasi tersebut adalah gaji total dikali masa percepatan pensiun dikurangi persentase bunga Surat Berharga Negara (SBN) 5 tahun. Jumlah tersebut dikurangi dengan dana pensiun dikali masa percepatan dikurangi persentase bunga SBN 5 tahun.

“Misalnya kamu punya gaji Rp 1 juta, kamu umurnya 50 tahun kalau pensiun sampai dengan 55 tahun kan 5 tahun jadi 60 bulan kali 1 juta jadi Rp 60 juta. Rp 60 juta itu didiskon ke depan. Lalu 60 juta kali diskonnya dikurangi jumlah pensiun. Diskonnya pakai SBN 5 tahun,” jelasnya.

Rencana pemerintah untuk merampungkan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) nampaknya bakal terealisasi. Para PNS yang dianggap tak produktif akan disodorkan untuk segera mengambil pensiun dini. Menteri Keuangan Agus Marto mengatakan opsi pensiun dini akan dikaji melalui produktivitas para PNS. Jika ada PNS yang dianggap sudah tidak dibutuhkan dan pegawai bersangkutan juga menginginkan untuk mengikuti program pensiun dini maka Kementerian Keuangan bisa melepaskan pegawai tersebut.

“Kepada pegawai di lingkungan kemenkeu, pegawai dimungkinkan untuk kita menawarkan pensiun dini secara sukarela. kalau kita buka opsi itu ada di pemerintah, kalau dia ingin ikut program tersebut tapi masih dibutuhkan maka akan kita pertahankan, tapi kalau seandainya kita tidak keberatan kita maka kita akan dukung program pensiun sukarela,” jelas Agus saat ditemui di kantornya. detik.com

Related posts:

  1. Agus Marto: Penerimaan PNS Kemenkeu Dijamin Bebas KKN
  2. Remunerasi Bisa Cegah Oknum Polisi Nakal
  3. Besaran Anggaran Anggaran Remunerasi tiap K/L
  4. Kasus Gayus Coreng Reformasi Birokrasi Kemenkeu
  5. Kemenkeu Ajukan 3 Syarat Untuk Remunerasi

Juli 7, 2011 - Posted by | Artikel, Berita Media

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: